Perbedaan Pekerja dan Pengusaha

Perbedaan Pekerja dan Pengusaha
Pekerja Vs Pengusaha
PEKERJA DAN PENGUSAHA , APA BEDANYA ?
Hidup itu suatu pilihan ....
Menjadi sukses di dunia kerja sebagai eksekutif,
Atau Sukses Menjadi Pengusaha ?
Mana yang dapat anda raih di usia muda ?

Sebelum Melanjutkan Ada Baiknya Anda Mengetahui Pengertian Entrepreneurship
Pekerja dan Pengusaha itu sama-sama mempertaruhkan "risiko". Jadi , mengapa anda memilih jalan hidup anda sebagai pekerja kalau Anda tidak bisa sukses menjadi top eksekutif? Lalu,apa yang Anda lakukan ? suatu pertanyaan yang menggelitik kita semua.

Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar bila kita dan orang lain memilih jalan hidup yang berbeda.Orang lain mungkin menjadi profesional,sedang kita menjadi pengusaha atau entrepreneur.Keduanya mirip dan secara "Risk , Responsibility and Benefit" tidak memiliki perbedaan yang jauh,hanya berbeda dalam hal kadar yang diterima dari masing-masing risiko dan manfaat yang diterima. itu sebanding.Orang bilang "High Risk , High Return , Low Risk Low Return" Mana yang anda pilih ? bila anda mempunyai experiences,strategi,konsep,dan "Pedoman" , Apa yang anda takutkan untuk menjadi Pengusaha ? Tinggal faktor waktu saja (yang tidak sama untuk setiap orang) dan keyakinan diri untuk sukses.Kesuksesan akan hinggap pada orang yang benar-benar siap untuk menerima kesuksesan.

Mari kita ulas sedikit tentang perbedaan pekerja dan pengusaha ditinjau dari sudut risiko dan manfaat.Dalam hal ini kami tidak membicarakan masalah kesukaan (Pereferensi) dari diri anda, tetapi sisi yang lain yang bisa kita raih untuk suskses , karena kita harus memilih segera apabila kita tidak ingin ditinggal oleh "Mesin Waktu",dan Anda akan menjadi pecundang yang menyesal Seumur Hidup Anda.

Tabel Perbandingan Pekerja Dan Pengusaha
Tabel Perbandingan Pekerja Dan Pengusaha

Bila kita memperhatikan tabel diatas , kita dapat melihat bahwa manfaat yang diterima Pekerja lebih kecil daripada pengusaha, dan risiko yang diderita pekerja juga lebih kecil dibanding pengusaha.Tetapi , ada suatu pertanyaan yang besar mengenai fakta itu , "Apa Benar Demikian ?" Dan "Apa Anda Setuju Akan Hal itu ?"

Dari Hasil survei , sebagian besar pengusaha yang kreatif,tekun,seorang strateic thinker,serta ulet sukses didalam bisnisnya , hanya tinggal waktu saja yang akan mewujudkannya. Disisi lain , bagi seorang pekerja,beban yang ia alami semakin berat dari tahun demi tahun,sedang manfaa yang ia terima kadang tidak proporsional,dengan diserai persaingan antara karyawan yang tidak sehat,dimana mereka saling jegal , belum lagi ditambah risiko yang lain.

Semua Pengusaha memiliki waktu yang sama dengan pekerja , yaitu 24 jam sehari , kerja juga sama keras,berfikir sama kerasnya , namun risiko tidak jauh berbeda (bia Anda Pengusaha yang "Risk Manager") dan manfaat atau keuntungan yang diterima jauh berbeda.bila sudah sukses , pekerja tetaplah berkerja ditempatnya,Jika Pengusaha , ia tidak harus ditempatnya , bukan ? Dua Puluh empat jam ia bisa bebas , namun bagi pekerja.yang menjadi titik utamannya ialah pada risiko maksimal yang bisa anda tanggung,bukan ? anda takut gagal atau rugi , bahkan bangkrut apabila memilih untuk menjadi seorang pengusaha .Tetapi , apakah Anda pernah mengevaluasi mengapa orang-orang bisa mengalami kegagalan ? atau Rugi,bahkan bangkrut? bila hanya sekedar rugi , mungkin anda bisa mengatasinnya dengan keuntungan yang anda hemat sebelumnya,namum bilang bangkrut,itu lah yang menjadi persoalannya.

Mengapa seseorang bisa mengalami kebangkrutan ? Semua pengusaha yang gagal rata-rata disebabkan karena adanya "Mismanagement dan ketidakberuntungan" (Lihat Faktor Kegagalan) atau tidak punya strategi yang tepat didalam memulai,memilih dan mengelola bisnisnya.

Bisnis yang hanya bermodalkan keuletan,ketekunan,dan kerja keras tidaklah cukup.
Seperti halnya bila kita ingin masuk ke dalam hutan dan mencoba untuk keluar.kita perlu mempelajari karakter bukit,area,gunung,sungai,dan musim atau cuaca.bila kita mempersiapkan segala sesuatu (Peta,strategi,alat,taktik,dan lain-lain) dengan lebih baik dan matang , maka dapat dipastikan bahwa kita lolos dari hutan tersebut,tentunya bila kita sedikit kreatif,hati-hati,dan cerdik.Lain Halnya bila kita hanya bermodalkan nekat,seadanya,berani mati.hal itulah yang namanya berisiko tinggi.Hampir semua pengusaha muda yang gagal didalam bisnis selalu memulai dengan cara seperti itu,langsung "nyemplung" aau masuk dan jalan , tetapi tidak memiliki peta yang jelas.

Subscribe Untuk Mendapatkan Info Terbaru Dari Kami Lewat Email:

Tidak Ada Tanggapan Untuk "Perbedaan Pekerja dan Pengusaha"

Post a Comment